Because this is my first life (just for me)
Dunia ini kembali menyambutku diseperempat awal kehidupan. Menamai banyak cinta dengan pola sederhana namun cukup hangat. Aku menamai banyak kisah dari setiap perjalanan usia yang mulai berkurang. Hampir semua jenis doa permohonan dan penyesalan, rasanya sudah cukup banyak dilantunkan. Kadang aku merasa malu dengan doa memohon yang lebih banyak terucap dari pada ucapan maaf dan menyesal terhadap Tuhanku. Aku mencukupkan semuanya dengan lafaz, Rabbish rahli sadri, wa yassirli amri, wahlul 'uqdatam millisani, yafqahu qouli. Surat ini terlewat lama sejak akhirnya aku berpisah dengan 25 tahun awal kehidupanku. Menanyakan kembali pertanyaan saat bertemu quarter life crisis sendirian. Ku kira itu berakhir di seperempat usiaku, ternyata aku baru saja memulai membuka semua itu. Aku sadar bahwa tidak ada seorangpun akan menjamin dirinya selalu berada di dekatku. Kalimat itu seakan tertanam hingga saat ini, sadar bahwa hanya aku yang harus melaluinya. Sendiri! Mengingat banyak hal yang...