Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Biru

  (Chapter 1...) Pada suatu pagi yang cerah, di balik selimut tipis itu kaki mungil Dawa perlahan keluar menghangat bersama terbitnya matahari. “Dawa, kamu sudah siap untuk bangun ?” panggil sosok perempuan paruh baya. (sambal menguap) “Huaaaa.. ini sudah pagi ya, Umma ?” sahut pelan Dawa sambil mengusap matanya. Umma yang sedari tadi menunggunya untuk bangun, menyambut Dawa dengan lembut sambil mengecup pelan kening sang anak. “Umma sudah masakkan telur kesukaanmu.” sambil tersenyum melihat Dawa Bergegas dengan langkah kecil sambil terus menguap, Dawa membasuh muka lalu Bersiap menyantap sarapannya. “Pelan-pelan makannya sayang.” “Masakkan Umma palingggg eennaaakkkk.” teriak Dawa memuji masakan Umma. Pagi itu, sehangat sinar matahari pagi. Ruang makan kecil itu ikut terasa hangat dengan tawa dan celoteh Dawa yang terus bercerita banyak hal kepada Umma. Namun, tak berselang lama. Langit diluar tampak gelap. Awan menghitam bersama dengan datangnya angin kencang yang...